Semangat petani Desa Sidabowa bersama EvaGROW


Selesai mengikuti training EvaGROW pertama di Desa Sidabowa, Kecamatan Patikraja, Purwokerto pada 30 Juni 2011 yang silam, banyak petani mulai mencoba pupuk hayati EvaGROW. Dua orang yang sangat luar biasa semangat dan antusias mencoba EvaGROW adalah Bapak Hamid dan Bapak Tuhiyat.

Pada kunjungan kedua ke Desa Sidabowa, kami berkesempatan mengamati langsung areal sawah pak Hamid dan Pak Tuhiyat. Meskipun aplikasi pupuk hayati EvaGROW dilakukan pada 7 Hari Setelah Tanam (7 HST), namun pertumbuhan tanaman padi tampak berbeda dengan tanaman padi yang hanya menggunakan pupuk kimia 100 persen. Pada usia 50 HST, rumpun padi lebih besar, anakan mencapai 35 anakan lebih dengan batang lebih besar, tinggi dan daun lebih hijau dan tebal. Serangan hama sundep dan wereng tidak terlalu berdampak pada batang dan daun padi dibandingkan dengan tanaman padi tetangga yang tidak menggunakan EvaGROW.

Bapak Tuhiyat sedang menjelaskan pengalamannya menggunakan EvaGROW di sawanya

“Setelah EvaGROW disemprotkan ke sawah, tanah jadi lebih gembur dan dalam. Anakan padi tumbuh lebih banyak, jumlah ada 35 batang setiap rumpunnya. Sepertinya EvaGROW bisa menaikkan panen padi kami, minimal 1 ton setiap hektarnya”. jelas Pak Tuhiyat penuh semangat.

Semangat yang sama juga kami dapatkan dari mulut Pak Hamid yang sudah mencoba EvaGROW di lahan sawahnya seluas 1/4 hektar di Desa Sidabowa. “Saya sudah semprot EvaGROW sebanyak 6 kali dari usia 7 HST, hasilnya luar biasa, padi saya lebih tinggi, sehat dan anakan lebih banyak. Nah, kalo padi yang pake urea, daunnya lebih hijau kehitaman, tapi tipis. Tapi kalo yang pake EvaGROW, daun hijau terang, lebih tebal dan panjang”. urainya dengan senyum lebar. “Yah, mudah-mudahan panennya lebih banyak”. harapnya penuh semangat.

Pak Hamid sedang mengamati tanaman padi yang menggunakan EvaGROW

Pancaran semangat dari kedua petani ini nampaknya ingin mereka tularkan ke petani-petani lain yang ada di sekitar desa mereka. Mereka berharap, cara yang mereka sudah jalani dapat juga diikuti oleh petani lain, sehingga produktivitas padi di Desa Sidabowa akan terdorong naik dengan pola budidaya yang baik bersama EvaGROW. Faktor leader KERaN sangat dibutuhkan untuk mewujudkan semangat bapak-bapak petani ini. Ibu Erma sebagai seorang leader KERaN di Desa Sidabowa memiliki peran yang luar biasa untuk memajukan pertanian di desanya. Selamat dan sukses untuk petani Sidabowa (Kabelan Kunia/EvaGROW/120811).

About Kabelan Kunia

NATURA go Organic... Halal, sehat dan ramah lingkungan

Posted on August 12, 2011, in NATURA, Testimoni. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: