Strategi Pemupukan Kelapa Sawit di Masa Kekeringan


Oleh Kabelan Kunia

 Artikel ini sudah dimuat pada MAJALAH SAWIT INDONESIA, Edisi khusus IPOC Bali, November 2015
20160906_110322.jpgKemarau panjang tahun ini memberi dampak yang luas bagi pekebun kelapa Sawit. Di hantam dengan menurunnya harga jual buah sawit, membuat kesulitan pekebun semakin meningkat. Alhasil pemupukan yang seyogyanya dilakukan dua kali setahun, terancam urung dilakukan saat ini.

Disamping karena kondisi keuangan perkebun yang lagi tidak nyaman, kekeringan yang melanda lahan Kelapa Sawit membuat pekebun menunda pemupukan karena penyerapan tanah terhadap pupuk pasti jauh bekurang.

Bahan Organik Bermutu

Bahan organik sangat berperan penting untuk menjaga dan sekaligus meningkatkn kesuburan tanah kendati di musim kering sekalipun. Tanah yang mengandung bahan organik yang tinggi relatif aman ketika dilanda kekeringan yang panjang seperti saat ini. Bahan organik mampu menahan air dan manjaga kelembaban tnah.oleh karenanya aplikasi pupuk yang menagandung bahan organim yang tinggi menjadi piphan yang tepat di saat kekeringan seperti ini.

Tidak banyak pupuk di pasaran yang mengandung bahan organik berkualitas dengan hormon alami, asam amino dan mikroba unggul termasuk mikoriza. HARAMAX adalah produk pupuk berbasis organik plus mikroba unggul yang tepat diaplikasikan di kebun kelapa sawit di saat musim kemarau. Tingkat penyerapan yan tinggi dan dengan harga yang terjangkau, tidak menghalangi pekebun untuk melakukan pemupukan rutin untuk menjaga tingkat produktivtas kelapa sawit kian tejaga.

Pemanfaatan Pupuk yang Mengandung Mikoriza

Ada jenis mikroba dari golongan jamur yang disebut mikoriza ditemukan sebagai sumber biofertilizer potensial yang dapat meningkatkan produktivitas budidaya tanaman. Pupuk hayati yang mengandung Mikoriza bersifat ramah lingkungan dan dapat mempertahankan kualitas tanah secara berkelanjutan.

Mikoriza mempunyai peran dalam mempercepat suksesi pada habitat yang terganggu secara ekstrem, termasuk kekeringan dan tanah kekurangan air. Mikoriza yang menginfeksi akar tanaman berperan dalam perbaikan nutrisi tanaman dan meningkatkan pertumbuhan, karena hifa yang menginfeksi akar mempunyai kemampuan yang tinggi dalam meningkatkan kapasitas penyerapan unsur hara fosfat, nitrogen, sulfur, seng, dan unsur esensial lainnya.

Dengan adanya mikoriza, laju penyerapan unsur hara oleh akar bertambah hampir empat kali lipat dibandingkan dengan perakaran normal, demikian juga luas penyerapan akar makin bertambah hingga 80 kali.

Tanaman yang diaplikasikan dengan mikoriza dapat menyerap pupuk fosfat lebih tinggi hingga 10-27 persen dibandingkan dengan tanaman yang tidak bermikoriza. Penelitian terakhir pada beberapa tanaman pertanian bahkan dapat menghemat penggunaan pupuk nitrogen hingga 50 persen, pupuk fosfat sebesar 27 persen dan pupuk kalium mencapai 20 persen.

Manfaat lainnya yaitu akar yang bermikoriza lebih tahan terhadap patogen akar seperti Ganoderma pada Kelapa Sawit. Ini dimungkinkan karena lapisan mantel (jaringan hifa Mikoriza) menyelimuti akar tanaman, sehingga seolah melindungi akar. Di samping itu, beberapa mikoriza menghasilkan antibiotik yang dapat menyerang bakteri, virus, jamur yang bersifat patogen.

Jamur super ini berperan terutama dalam memperbaiki struktur tanah dengan menyelimuti butir-butir tanah. Stabilitas agregat meningkat dengan adanya gel polisakarida yang dihasilkannya. Karena bukan bahan kimia pupuk ini aman bagi lingkungan.

Sedikitnya ada lima hal yang dapat membantu perkembangan tanaman dari adanya mikoriza ini, yaitu mikoriza dapat meningkatkan absorpsi hara dari dalam tanah, mikoriza dapat berperan sebagai penghalang biologi terhadap infeksi patogen akar, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan dan kelembapan yang ekstrem, meningkatkan produksi hormon pertumbuhan dan zat pengatur tumbuh lainnya seperti auxin, serta menjamin terselenggaranya proses biogeokemis.

Adanya mikoriza, resistensi akar terhadap gerakan air menurun, sehingga transfer air ke akar meningkat. Keberadaan mikoriza menyebabkan status P tanaman meningkat, sehingga menyebabkan daya tahan terhadap kekeringan meningkat pula.

Adanya hifa eksternal menyebabkan tanaman bermikoriza lebih mampu mendapatkan air daripada yang tidak bermikoriza. Tetapi jika mekanisme ini yang terjadi berarti kandungan logam-logam lebih cepat menurun. Penemuan akhir-akhir ini yang menarik adanya hubungan antara potensial air tanah dan aktivitas mikoriza. Pada tanaman bermikoriza jumlah air yang dibutuhkan untuk memproduksi 1 gram bobot kering tanaman lebih sedikit daripada tanaman yang tidak bermikoriza.

Mikoriza Mencegah Kekeringan

Tanaman mikoriza lebih tahan terhadap kekeringan karena pemakaian air yang lebih ekonomis. Pengaruh tidak langsung karena adanya miselin eksternal menyebabkan mikoriza efektif dalam mengagregasi butir-butir tanah sehingga kemampuan tanah menyimpan air meningkat. Aplikasi mikoriza akan membantu proses penyerapan air yang terikat cukup kuat pada pori mikro tanah, sehingga panjang musim tanam tanaman pada lahan kering diharapkan dapat terjadi sepanjang tahun.

Suhu yang relatif tinggi dapat meningkatkan aktivitas mikoriza. Pada daerah tropika basah seperti Indonesia, hal ini menguntungkan. Suhu optimum untuk perkecambahan spora sangat beragam tergantung jenisnya. Pada umumnya infeksi oleh cendawan mikoriza meningkat dengan naiknya suhu. Suhu yang tinggi pada siang hari (35°C) tidak menghambat perkembangan dan aktivitas fisiologis mikoriza. Peran mikoriza hanya menurun pada suhu di atas 40°C. Jadi, suhu bukan merupakan faktor pembatas utama dari aktivitas mikoriza. Justru sebaliknya, suhu yang sangat tinggi akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman inang (kabelankunia@gmail.com)

20160906_110110

About Kabelan Kunia

NATURA go Organic... Halal, sehat dan ramah lingkungan

Posted on November 22, 2015, in Organik and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: